Ciri Ciri Dan Gejala Pembekuan darah Di Kepala

Ciri Ciri Dan Gejala Pembekuan darah Di Kepala

Selamat datang kembali di website Herbalwalatra.com. Di situs ini Anda bisa mendapatkan informasi  menganai produk herbal walatra serta berbagai info kesehatan penting yang sangat bermanfaat Bagi Anda. Dalam kesempatan kali ini kami akan menginformasikan tentang Ciri Ciri Dan Gejala Pembekuan darah Di Kepala. Maka Simak baik-baik penjelasannya di bawah ini sampai tuntas.

Bekuan darah di otak juga dikenal sebagai stroke. Bekuan darah di otak bisa menyebabkan sakit kepala yang tiba-tiba dan parah, disertai beberapa gejala lain, termasuk kesulitan mendadak berbicara atau melihat.

Ciri Ciri Dan Gejala Pembekuan darah Di Kepala

Apa itu pembekuan darah ?

Ciri Ciri Dan Gejala Pembekuan darah Di Kepala -Biasanya, darah mengalir dengan bebas melalui pembuluh darah dan arteri kita. Tingkat pembekuan darah tertentu normal dan perlu untuk menghentikan kita dari pendarahan saat kita terluka. Namun, komplikasi terjadi bila terlalu banyak pembekuan. Ada dua jenis bekuan darah.

Bekuan arteri terbentuk di arteri dan menyebabkan gejala langsung. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa gumpalan mencegah oksigen mencapai organ vital. Hal ini dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, bahkan kelumpuhan. Bekuan vena terbentuk di pembuluh darah dan berkembang perlahan dalam jangka waktu yang lama. Gejala mungkin ringan dan kemudian menjadi lebih terlihat seiring berjalannya waktu.

Bila menyangkut penggumpalan darah di otak, ada banyak tanda potensial, termasuk masalah dengan penglihatan atau ucapan, kejang, dan perasaan lemas atau kelelahan. Bergantung pada tempat bekuan darah berada, situasinya bisa mengancam jiwa.

Ciri dan gejala pembekuan darah di kepala

Bila seseorang memiliki bekuan darah di otak, mereka bisa mengalami berbagai gejala yang berbeda. Bagi beberapa orang, itu dimulai dengan sakit kepala. Di bawah ini gejala utama penggumpalan darah di kepala :

1. Kesulitan bicara – Beberapa orang mungkin mulai merosot kata-kata atau memiliki kesulitan lain dalam berbicara. Ini lebih sering terjadi bila seseorang memiliki bekuan di sisi kiri otak.

2. Kebingungan – Perlu waktu lebih lama untuk memikirkan atau memahami sesuatu.

3. Pusing – Periode pusing bisa terjadi dan mungkin disertai kebutaan sementara.

4. Sakit kepala – Biasanya terasa di satu sisi kepala dan dapat diperburuk dengan batuk atau bersin. Bagi sebagian orang, sakit kepala yang terkait dengan bekuan darah bisa membuat gerakan kepala dan aktivitas fisik menjadi sulit.

5. Kejang – Ada orang dengan bekuan darah di otak yang mengalami kejang yang berlangsung hingga dua menit.

6. Serangan iskemik – Juga disebut “mini stroke”, ini bisa menyebabkan disfungsi pada satu sisi tubuh dan berpotensi berubah menjadi stroke full-blown.

7. Depresi – Hal ini bisa terjadi bila otak tidak mendapatkan jumlah oksigen yang tepat.

8. Hilangnya koordinasi – Beberapa orang merasa tidak dapat bergerak dengan tingkat koordinasi yang sama, dan kemampuan untuk memindahkan objek dari satu tangan ke tangan lainnya mungkin sangat terpengaruh.

Itulah ciri dan gejala bila terjadi pembekuan darah di otak, demikian penjelasan dari kami, Terimakasih, semoga artikel ini sangat bermanfaat. Dan sampai jumpa di artikel selanjutnya. 🙂

baca juga : Cara Menyembuhkan darah beku di otak

Posted by : Herbal walatra

Ciri Ciri Dan Gejala Pembekuan darah Di Kepala

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *